by

Muaro Jambi Miliki Potensi Wisata Alam yang Luar Biasa

HALUANJAMBI.CO, JAMBI – Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi ternyata memiliki sejumlah potensi wisata alam yang begitu luar biasa. Saat ini tempat-tempat wisata baru mulai bermunculan di salah satu Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Jambi dan Kabupaten Batanghari itu.

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Muaro Jambi yang menawarkan keasrian nuansa alamnya adalah wisata alam danau Tangkas. Wisata alam ini berada di Desa Tanjung Lanjut, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Nuansa alami dengan udara nan sejuk menjadi daya tarik tersendiri dari Danau Tangkas, dan tentunya sangat cocok untuk tempat bersantai dan menghilangkan stres dari aktivitas sehari hari.

Lokasi wisata alam danau Tangkas berada di daerah perbatasan antara Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari.

Untuk bisa sampai ke distinasi wisata alam yang memiliki luasan hingga 250 hektar ini, harus ditempuh lewat jalur darat, dengan Jarak tempuh kurang lebih 50 kilometer dari Kota Jambi, atau sekitar 1 hingga 2 jam perjalanan.

Wisata Danau Tangkas mulai dibuka oleh Pemerintah Desa Tanjung Lanjut pada 19 Agustus 2018. Wisata alam ini diresmikan langsung oleh Bupati Muaro Jambi Masnah Busro.

Walau terbilang baru, namun pengunjung Danau Tangkas terus berdatangan setiap harinya. Bahkan jika hari Sabtu dan Minggu atau hari libur, wisata alam Danau Tangkas kerap dipenuhi oleh para pengunjung dari berbagai penjuru di wilayah provinsi Jambi.

Danau Tangkas ini terkenal dengan keindahan hutan diatas air yang diberi nama Hutan liontin, jalur track hutan liontin ini ditumbuhi oleh ribuan pohon Putat, pengunjung bisa melintasi Track Hutan Liontin yang cukup panjang tersebut menggunakan perahu tradisional. Selain itu, wisata alam ini juga menyediakan banyak Rumah Pohon dilokasi hutan liontin.

“Yang pasti konsep awal dari danau Tangkas ini disesuaikan dengan potensi yang ada. Kami melihat di Danau Tangkas ini ada perpaduan antara air dengan hutan. Danau ini kaya akan nuasa alam. Seperti lorong hutan liontin ini. Wisatawan dapat menikmati hutan di danau Tangkas ini dengan menggunakan sampan. Kita menjalani hutan liontin ini sepanjang 1 kilometer. Dikiri dan kanannya terdapat rumah pohon yang kami sajikan,”tutur Kepala Desa Tanjung Lanjut, Edi Sugito.

Edi mengatakan, untuk memasuki kawasan wisata Danau Tangkas, pengunjung hanya dikenakan tarif sebesar 5.000 rupiah.

Adapun Fasilitas yang disediakan di antaranya adalah wahana permainan, dua unit speedboat, donatboat, bebek dayung, Banana Boat, perahu tradisional dan perahu karet.

“Untuk biaya, saya rasa relatif murah ya. Untuk tiket masuk Rp. 5.000, kemudian untuk penyebrangan menggunakan Speed boat antar jemput sekitar Rp. 10.000, kemudian mau menggunakan wahana wahana diangka Rp. 15.000 perorang,”katanya.

Terdapat juga fasilitas lain seperti Pulau Tepus yang dilengkapi dengan rumah pohon dan lokasi untuk berkemah, serta bangunan sewa berupa balai pelatihan dan pertemuan, selain itu ada juga fasilitas kantin apung.

“Kita juga siapkan Pulau Tepus, disana wisatawan bisa bersantai sambil makan di rumah pohon maupun di bibir-bibir danau ini,”ulas Kades bersahaja ini.

Danau Tangkas ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Tanjung Jaya Mandiri atau yang disingkat dengan Bumdes Tajam.

“Kita mengembangkan wisata danau Tangkas ini lewat BumDes Tajam, melalui suntikan dana desa. D itahun 2019 Kemarin PAD kita kurang lebih Rp. 12 juta dari wisata desa ini. Nah ditahun 2020 pertanggal 30 bulan Juli kemarin, untuk keseluruhan omset kita sekitar Rp. 100 juta. Pendapatan di tahun ini terkendala di Covid-19, 3,5 bulan kita tidak beroperasi, kita hanya beroperasi selama 4 bulan,”jelasnya.

“Untuk Anggota BumDes kita ada 40 orang. Merekalah yang mengurus wisata desa ini. Kemudian masyarakat kita yang berjualan di lokasi wisata danau Tangkas ini ada sekitar 10 orang,” tambahnya.

Akses jalan Kabupaten menuju lokasi wisata alam ini, Khususnya dari Desa Tetangga yakni Desa Suak Putat agak sedikit terganggu dengan kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah, namun hal tersebut terbayar dengan keindahan alam yang tersaji di Danau Tangkas ini.

“Yang pertama kami terkendala akses jalan. Tapi Alhamdulillah masalah jalan ini sudah diperhatikan juga oleh ibu Bupati ( Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro,red). Bupati berjanji kedepan jalan rusak menuju danau Tangkas seluruhnya akan diperbaiki,”imbuhnya.

Selain akses jalan, Wisata Alam Danau tangkas juga terkendala oleh pasang surut air, Pihak Pemerintah Desa Sangat berharap adanya pembangunan Bendungan sepanjang 100 meter dengan tinggi 2 meter, ini dimaksudkan agar kondisi air danau dapat terus stabil.

“Kita terkendala oleh pasang surut air. Kedepan kami menginginkan adanya pembangunan bendungan di danau Tangkas ini. Terkait tentang sarana dan prasarana untuk wisata danau Tangkas ini, pihak Kabupaten bersama kami telah bersepakat untuk melakukan kegiatan atau Pembangunan yang nantinya bisa bermanfaat buat danau Tangkas maupun masyarakat di Desa Tanjung Lanjut,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Kata Tangkas dari destinasi Wisata Danau Tangkas merupakan singkatan dari Tanjung dan Kaos. Makna Tanjung adalah Desa Tanjung Lanjut dan Kaos adalah Desa Kaos yang berada di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari. Wisata Danau Tangkas di Desa Tanjung Lanjut berbatasan langsung dengan wilayah Desa Kaos.

Penulis: Budi Harto

Facebook Comments

News Feed