by

Pemkot Jambi Dinilai Gagal Jalankan Perda Pencegahan Prostitusi

HALUANJAMBI.CO, JAMBI – Anggota DPRD Kota Jambi Abdullah Thaif menilai Pemerintah Kota Jambi gagal dalam menjalankan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang pencegahan prostitusi.

Pasalnya, aparat penegak hukum di Jambi kerap mendapati pasangan mesum diberbagai tempat di Kota Jambi. Mirisnya, petugas pun kerap mendapati pasangan mesum yang terbilang masih dibawah umur.

Teranyar, tim gabungan di jajaran Pemkot Jambi pada 8 Juli lalu berhasil mengamankan 37 anak muda pasangan mesum. Mereka terjaring oleh petugas di berbagai hotel melati di Kota Jambi, Jambi.

Abdullah Thaif sangat menyayangkan peristiwa itu terjadi, seharusnya kata dia, hal demikian tidak terjadi jika pemerintah daerah tegas dalam menerapkan aturan perda tentang prostistusi.

“Itu hal yang memalukan bagi kita, karna seharusnya itu tidak terjadi bila pemerintah melaui Sat Pol-PP yang merupakan penegak Perda menjalankan tugasnya, karna kita telah memiliki perda no 2 tahun 2014 tentang itu (prostitus,red) ,” katanya, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, peristiwa yang memalukan tersebut bukan yang pertama kalinya terjadi. Bahkan menurutnya, aparat penegak hukum di Jambi kerap mendapati pasangan mesum diberbagai tempat dipenginapan di Kota Jambi.

Kemudian, Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi itu berharap Pemkot Jambi tegas terhadap hotel yang diduga lalai dalam menjalankan Perda Nomor 2 Tahun 2014.

“Setelah perda ini lahir dan kita berharap Pemkot tegas dalam hal ini untuk menutup hotel yang telah lalai dalam perda ini (Perda Nomor 2 Tahun 2014, red),” tukasnya.

Ia berpandangan, jika Pemkot Jambi serius dalam menjalankan Perda tersebut, maka pihak lain akan merasa takut sendiri untuk melakukan apa yang telah dilarang, terutama bagi penyedia tempat seperti penginapan dan perhotelan.

“Kejadian ini membuktikan bahwa perda itu tidak di laksanakan,” imbuhnya.

Tertait terjaringnya puluhan pasangan ABG beberapa waktu lalu, diakuinya bahwa Komisi IV DPRD Kota Jambi telah memangil beberapa pihak terkait untuk melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat).

Diketahui, sebelumnya tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri di Jambi bersama Pemerintah Kecamatan Pasar Kota Jambi, Jambi berhasil mengamankan pasangan mesum sebanyak 37 pasang dikamar Hotel di Kota Jambi.

Mursida, Camat Pasar Kota Jambi, Jambi mengatakan ditangkapnya pasangan muda sebanyak 37 pasang itu dalam rangka menetibkan penyakit masyarkak, karena adanya laporan warga.

Menurutny, dalam operasi tersebut banyak terjaring anak remaja dibawah umur. Bahkan, diantaranya masih ada yang berusia 13 hingga 15 tahun.

“Bahkan kita juga menemukan 1 perempuan dengan 6 laki-laki dalam satu kamar hotel. Begitu juga petugas juga mendapati obat kuat dan alat kontrasepsi,” ujarnya.

Penulis: Budi Harto

Facebook Comments

News Feed