by

Sawit dan Karet Tak Menjanjikan Lagi, Apkasindo Kembangkan Perkebunan Pinang

HALUANJAMBI.CO, JAMBI – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi saat ini mulai melirik dan mengembangkan perkebunan pinang dengan varietas unggul.

Pengembangan perkebunan pinang oleh Apkasindo ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya para petani Kelapa sawit sebagai solusi disaat harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sedang anjlok.

Hasil bercocok tanam pinang tersebut, dirasa tepat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari hari dan kebutuhan mendesak petani lainnya, disaat harga sawit tidak bersahabat.

“Apkasindo Tanjung Jabung Timur saat ini sedang mengadakan pembibitan pinang yang unggul, yang intinya untuk mengedukasi masyarakat terkait masalah harga sawit yang kadang sulit dipertahankan,” Ujar DPD Apkasindo Tanjabtim, Imam Al Ghazali, Senin (20/7/2020).

Imam Al Ghazali menuturkan, tahun ini pihaknya menargetkan menanam pinang varietas unggul dilahan seluas 200 hektar, lahan tersebut berada di dua Kecamatan, yakni kecamatan Mendahara Ulu dan Kecamatan Dendang.

“Kalau target kita untuk Tanjab timur yang sudah saya akomodir dari masyarakat ada sekitar 200 hektar yang kita siapkan. Lokasinya di Mendahara Ulu dan Dendang,”tuturnya.

Adapun bibit pinang yang ditanam ini merupakan bibit dengan varietas unggul, yang sebelumnya telah dilakukan riset terlebih dahulu selama 4 tahun oleh Apkasindo Tanjabtim. Bibit pinang unggul ini mampu berbuah disaat pinang berusia 2,5 tahun sejak ditanam.

“Mudah- mudahan dengan adanya program pinang betara unggul ini, masyarakat Tanjab timur bisa mendongkrak ekonomi serta menambah hasil komoditi disaat harga sawit jatuh,”harapannya.

Selain komoditi pinang, Apkasindo juga mengajak Petani kelapa sawit untuk tetap menjaga dan merawat kebun kelapa sawit yang ada. Hal itu Guna mendukung program kearifan lokal Pemerintah daerah, Selain komoditi pinang, Apkasindo Tanjabtim juga akan mengembangkan perkebunan kopi liberika.

Perlu diketahui, Jambi pada umumnya saat ini memiliki dua unggulan komoditi bagi petani, komoditi karet dan sawit. Namun, hingga saat ini komoditi unggulan tersebut memiliki harga terendah sejak beberapa tahun terakhir.

Harga Komoditi karet di Jambi saat ini berdasarkan kadar kering 100 persen yang ditetapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi saat ini berada diharga Rp12.600 per Kg.

Begitupub Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menetapkan harga Komoditi sawit atau Tandan Buah Segar (TBS) dikisaran Rp1450 perkilo, sedangkan harga CPO saat ini perkilo sebesar Rp7.000.

Penulis: Budi Harto

Facebook Comments

News Feed