by

Tambah 1.607 Orang, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Capai 63.749

HALUANJAMBI, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan perkembangan terkini kasus covid-19 pada hari ini. Sebanyak 1.607 orang dilaporkan terjangkit covid-19 pada pemeriksaan terakhir sehingga menjadikan total kasus positif mencapai 63.749 orang.

“Hari ini kami melaksanakan pemeriksaan spesimen sebanyak 21.054 spesimen, sehingga total yang kami periksa sampai hari ini adalah 915.482 spesimen. Dari pemeriksaan ini kita dapatkan hasil positif sebanyak 1.607 orang sehingga total kasus positif akumulatif sampai dengan hari ini adalah 63.749 orang,” kata Yurianto, Minggu (5/7/2020).

Yurianto menjelaskan, penambahan kasus positif ini tidak selalu dimaknai bahwa keseluruhan kasus akan dirawat di rumah sakit. Sebagian dari kasus positif yang ditemukan itu pun justru tidak menunjukan gejala yang diindikasikan untuk dirawat di rumah sakit.

“Oleh karena itu, maka langkah yang paling tepat menangani kasus ini adalah melaksanakan isolasi mandiri secara ketat. Ini menjadi penting karena kalau ini tidak dilaksanakan dengan baik maka akan menjadi sumber penularan baru di tengah-tengah masyarakat kita,” tambah dia.

Lebih lanjut, Yurianto juga melaporkan adanya kasus sembuh yang bertambah sebanyak 886 orang pada hari ini sehingga menjadikan total kasus sembuh sebanyak 29.105 orang.

Ia menyebut, angka sembuh total Indonesia saat ini masih berada di bawah rata-rata global, yakni sebesar 45,42 persen. Sedangkan angka kesembuhan rata-rata global sebesar 56,71 persen.

“Angka sembuh secara total memang kita berada pada 45,42 persen rata-rata nasional kita. Jika kita melihat rata-rata global memang masih berada di bawah. Karena rata-rata global hari ini dilaporkan ada 56,71 persen,” jelasnya.

Kendati demikian, sudah ada 11 provinsi yang saat ini memiliki angka kesembuhan di atas 75 persen. Artinya, lanjut dia, banyak dari pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Yurianto juga menyampaikan angka rata-rata kasus meninggal nasional pun masih di atas angka rata-rata dunia, yakni berada pada angka 5 persen. Sedangkan, angka rata-rata kasus meninggal di dunia mencapai 4,72 persen.

“Sedangkan kasus meninggal yang kita catat hari ini ada 82 sehingga totalnya menjadi 3.171 orang. Kalau kita melihat angka kematian secara nasional angka kita berada pada 5 persen. Inipun juga relatif lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata dunia,” kata dia.

Selain itu, pemerintah juga masih melakukan pemantauan terhadap 39.928 ODP dan 13.767 PDP.

Facebook Comments

News Feed