by

Tiga Hari Terakhir, Air PDAM Tirta Mayang ‘Mampet’ Tak Mengalir

HALUANJAMBI.CO – Sejak tiga hari terakhir air PDAM Trita Mayang Kota Jambi mati dan tak mengalir, akibatnya sejumlah wilayah dibagian Kota Jambi, Jambi menjadi kesulitan akan air bersih.

Erwin, Dirut PDAM Tirta Mayang, Kota Jambi, Jambi mengatakan terganggunya pasokan air bersih kesetiap pelanggan di wilayah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Aur Duri dikarenakan adanya kerusakan Kubikal.

“Gardu PLN di aurduri meledak menyebabkan kerusakan kubikalnya pak. PLN membutuhkan waktu 28 jam untuk mengganti kubikal,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2020).

Kendati demikian katanya, meski pendistribusiannya terganggu, pihak PDAM melalukan pelayanan darurat pendistribusian air bersih bagi warga yang terdampak dari kerusakan kubikal melalui mobil tangki.

“Pelayanan darurat yang dilakukan adalah dengan melansir pelanggan terdampak dengan mobil tangki. Saat ini pekerjaan PLN sudah selesai dan PDAM sudah beroperasi kembali. Sekarang distribusi dalam tahap normalisasi,” tambahnya.

Sebelumnya, warga di Perumahan Garuda III, Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi, Jambi mengaku kesulitan akan air bersih sejak tiga hari terakhir.

Bahkan, menurut Harto, salah satu warga setempat mengaku untuk memenuhi kebutuhan air bersih harus merogoh kocek sebesar Rp 50 ribu untuk satu tangki berukuran kecil.

“Mau tidak mau ya kita harus mesan air ketempat lain. Karena kita butuh, sejak tiga hari ini air mati, kita aja nggak mandi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dampak dari tidak menetesnya air dari PDAM Tirta Mayang membuat sejumlah usaha warga terganggu dan harus menambah biaya keuangan lainnya.

“Kita ini pedagang makanan, tentu lebih banyak butuh air, selain dari masak tentu kita mau cuci piring, jika usaha tutup tambah rugi, lebih baik keuangan pengeluaran kita tambah untuk beli air tangki,” ucap Fauzan salah satu pedagang makanan.

Penulis: Budi Harto

News Feed