by

WHO: Belum Waktunya Negara Lakukan Pelonggaran

HALUANJAMBI.CO – Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini belum seharusnya ada negara yang melonggarkan penguncian atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebab di beberapa negara, masih terjadi lonjakan kematian akibat Covid-19.

Awal isu: Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi Covid-19. Pernyataan WHO ini muncul saat penelitian Amerika Serikat (AS) memprediksikan terjadi lonjakan kematian di Brazil dan negara-negara Amerika Latin lainnya hingga Agustus.

Apa katanya: “Kini bukan saatnya untuk negara-negara untuk melonggarkan pembatasan,” kata Carissa Etienne, Direktur WHO untuk Amerika sekaligus kepala Organisasi Kesehatan Pan Amerika, dikutip dari Antara, Rabu (27/5/2020).

Penyebab PSBB masih perlu diperketat: Di beberapa negara, jumlah kematian akibat Covid-19 masih mengalami kenaikan signifikan. Satu negara yang cukup baik melawan Covid-19 adalah Kuba. Perkiraan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) memprediksi di Kuba hanya ada 82 kematian hingga Agustus sebab penguncian terus dilakukan.

Akibat pelonggaran PSBB: IHME menyerukan agar penguncian masih diberlakukan. Jika tidak, negara diprediksi mengalami kenaikan kematian hingga Agustus akibat wabah ini, seperti;

• Peru, kematian akan menjadi 20.000.

• Washington, total kematian negara tersebut bisa melonjak lima kali lipat menjadi 125.000.

• Chile, kematian bisa capai 12.000.

• Meksiko, kematian bisa di angka 7.000.

• Ekuador, bisa renggut nyawa hingga 6.000.

• Argentina, kematian akan menjadi 5.500.

• Kolombia, 4.500 jiwa bisa melayang.

Baca juga: Pemerintah Pusat Tawarkan Pemda Lakukan Pelonggaran Aktivitas

Bagaimana Indonesia: Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia juga masih bertambah signifikan per Rabu (27/5) pukul 12.00 WIB. Total kasus positif mencapai 23.851, sementara yang meninggal 1.473 orang.

Penulis: Neni Isnaeni

Facebook Comments

News Feed