by

Pajang Boneka Seks di Stadion, FC Seoul Hadapi Sidang Disiplin

HALUANJAMBI.CO – Klub Liga Korea Selatan (K-League), FC Seoul harus berhadapan dengan sidang disiplin pekan ini.Pasalnya, klub top Negeri Ginseng itu dituduh menggunakan boneka seks untuk mengisi kursi kosong di tribun saat pertandingan K-League baru-baru ini.

Mengapa ini penting:

⦁ FC Seoul dikecam karena mengisi bangku kosong stadion mereka dengan puluhan boneka seks silikon.

⦁ Boneka seks tersebut dipasang untuk menyiasati agar stadion tidak terlihat kosong di tengah pertandingan yang digelar tanpa kehadiran suporter.

Konteks:

⦁ Kejadian tersebut terjadi saat FC Seoul mengalahkan Gwangju FC dengan skor 1-0 dalam lanjutan K-League 2020, Minggu (17/5/2020) lalu.

⦁ Ada sekitar 30 buah boneka seks yang dipasang dengan memegang spanduk yang berisikan dukungan kepada pemain. Ada juga yang bertuliskan iklan situs penyedia video ‘panas’, sementara pornografi dilarang keras di Korea Selatan.

⦁ Musim baru K-League 2020 dimulai secara tertutup pada 8 Mei setelah ditunda sejak Februari lalu akibat pandemi Covid-19.

Ditawarkan perusahaan:

⦁ Distributor manekin bernama Dalcom menawarkan ke FC Seoul untuk memasang produknya guna mengisi stan kosong secara gratis.

⦁ Mereka kemudian memajang sebanyak 30 manekin, terdiri atas 25 perempuan dan lima laki-laki.

⦁ Publik kemudian heboh setelah memperhatikan siaran langsung pertandingan dimana manekin yang ada di stadion bukan manekin biasa, melainkan boneka seks.

Terancam sanksi:

⦁ Jika terbukti melanggar, FC Seoul terancam sanksi pengurangan lima poin atau denda lebih dari lima juta won (4.066 dolar Amerika).

⦁ Komite disiplin masih meninjau apakah penggunaan boneka itu melanggar aturan liga karena mempromosikan materi cabul.

⦁ Otoritas terkait juga masih membahas apakah insiden tersebut merusak citra dan integritas liga.

⦁ Pihak klub sedang mempertimbangkan langkah hukum untuk penyedia boneka seks tersebut.

Baca juga: PSSI : Kelanjutan Liga 1 dan 2 Musim 2020 Tunggu Kebijakan Pemerintah

FC Seoul meminta maaf:

⦁ Melayangkan permintaan maaf melalui akun media sosial Facebook dan Instagram resminya.

⦁ Menyadari bahwa apa yang mereka lakukan itu salah.

⦁ Menegaskan bahwa boneka tersebut adalah manekin premium, namun tak menampik boneka itu berasal dari perusahaan penyedia mainan seks.

Apa katanya: “Kami ingin meminta maaf kepada fans. Kami benar-benar meminta maaf. Kami berniat untuk melakukan sesuatu yang rendah hati dalam masa seperti ini. Kami akan mempertimbangkan lagi apa yang harus dilakukan untuk memastikan agar kejadian yang serupa tidak terulang kembali,” demikian bunyi pernyataan klub, dilansir Antara.

Penulis: Rizal

Facebook Comments

News Feed