by

Terjerat Narkoba, Manajemen PS Hizbul Wathan Pecat Choirun Nasirin

HALUANJAMBI.CO – Manajemen PS Hizbul Wathan (PSHW) mengambil langkah tegas terhadap penjaga gawangnya yang terlibat penyalagunaan narkoba. Klub milik PP Muhammadiyah yang berlaga di Liga 2 2020 itu langsung memecat M Choirun Nasirin dari posisi kiper PSHW.

Mengapa ini penting: Choirun Nasirin ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur di salah satu Hotel di Kawasan Sedati, Sidoarjo, Minggu (17/5/2020).

Konteks: Choirun Nasirin merupakan pejangga gawang senior, sempat berlabuh di PSMS Medan dan Persegres Gresik sebelum bergabung dengan PSHW pada musim 2020, 10 Maret lalu.

Penyalagunaan narkoba:

⦁ Choirun Nasirin ditangkap bersama tiga rekannya, yakni mantan pemain Persela Lamongan Eko Susan Indarto, mantan wasit Liga Indonesia sekaligus Ketua Askot PSSI Jakarta Utara Dedi A Manik, serta seorang sopir bernama Novin Ardian, Minggu (17/5/2020) di Sidoarjo.

⦁ Choirun Nasirin diduga terlibat dalam jaringan sindikat sabu dengan barang bukti narkotika jenis methapethamin seberat 5,3 kilogram.

Dipecat dari tim:

⦁ Choirun Nasirin mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf ke manajemen, pemain, pelatih dan suporter PSHW.

⦁ Kontrak Choirun Nasirin diputus per hari ini, Senin (18/5/2020), termasuk tidak lagi menerima gaji sebesar 20 persen selama kompetisi Liga 2 tahun 2020 dihentikan.

⦁ Manajemen PSHW menyerahkan seluruh proses hukum yang bersangkutan kepada pihak berwajib.

Ancaman hukuman:

⦁ Diancam Pasal 114 Ayat (1), Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 129 huruf a dan huruf d Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

⦁ Choirun Nasirin bersama ketiga rekannya saat ini masih ditahan untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam.

Apa katanya: “Ini sudah menjadi keputusan manajemen. Dia dipecat dari skuad PSHW karena terlibat narkoba. Kami sudah bicara by phone dengan Nasirin dan dia mengakui perbuatannya sambil menangis dan meminta maaf,” kata Presiden PSHW, Dhimam Abror Djuraid seperti dilansir Antara, Senin (18/5/2020).

Penulis: Rizal

Facebook Comments

News Feed