by

Pelni Bakal Merugi Akibat ‘Badai Corona’

HALUANJAMBNI.CO – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mengaku bakal menghadapi kerugian akibat penyebaran wabah corona (Covid-19) yang tak kunjung reda.

Dalam proyeksinya, Pelni membukukan kerugian pada 2020 jika “badai corona” terus meluas hingga akhir tahun ini. Apalagi, pemerintah saat ini membatasi jumlah penumpang untuk seluruh transportasi menjadi 50 persen dari total kapasitas penumpang.

“Kalau sampai akhir tahun kemungkinan akan terjadi kerugian,” ungkap Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro, dilansir dari CNN Indonesia, Senin (13/4/2020).

Yahya menyatakan, manajemen masih menghitung potensi kerugian yang akan dialami perusahaan akibat penyebaran virus corona dan pembatasan penumpang.

Yang pasti, kata dia, perusahaan akan sulit untuk mengejar target laba yang ditetapkan pada awal tahun sebesar Rp500 miliar.

Terangnya, jumlah rata-rata penumpang saat kondisi normal mencapai 300 ribu-400 ribu orang per bulannya. Namun, saat ini terjadi penurunan jumlah penumpang mencapai 18 persen sejak Maret 2020 akibat perkembangan kasus virus corona di dalam negeri.

Saat ini, sambung Yahya, pihaknya akan berusaha meminimalisir kerugian dengan mengoptimalkan angkutan barang logistik. Hal ini untuk menggantikan jumlah penurunan penumpang dan aturan pembatasan penumpang.

“Kami mengikuti aturan yang ditetapkan. Pasti ada dampak terhadap pendapatan. Kami mengoptimalkan angkutan barang logistik,” jelas Yahya.

Facebook Comments

News Feed