by

Rupiah Makin ‘Hancur’, Tembus Rp16.576 per Dolar AS

HALUANJAMBI.CO – Nilai tukar rupiah pada perdagangan spot, Senin (23/3/2020) sore berada di angka Rp16.575 per dolar AS.

Kondisi ini membuat nilai tukar mata uang Indonesia semakin ‘hancur’. Bila dibandingkan dengan perdagangan pada Jumat (20/3/2020) lalu, rupiah mengalami pelemahan sebesar 3,85 persen.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp16.608 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Jumat (20/3) kemarin, yakni Rp16.273 per dolar AS.

Sama seperti rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia  terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat won Korea melemah 1,70 persen, ringgit Malaysia 1,13 persen, dan rupee India 1,04 persen.

Selanjutnya, peso Filipina melemah 0,89 persen, baht Thailand 0,87 persen dan  lira Turki 0,63 persen, diikuti dolar Singapura yang melemah 0,45 persen serta  yuan China sebesar 0,26 persen. Di sisi lain, penguatan hanya terjadi pada yen Jepang sebesar 0,69 persen serta dolar Hong Kong sebesar 0,04 persen terhadap dolar AS.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar bergerak melemah terhadap dolar AS. Dolar Australia dan dolar Kanada masing-masing melemah sebesar 0,25 persen dan 0,49 persen, diikuti poundsterling Inggris yang juga melemah 0,05 persen. Sementara, hanya euro yang menguat sebesar 0,06 persen terhadap dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai anjloknya nilai rupiah disebabkan oleh anjloknya perekonomian global akibat kepanikan pasar menghadapi wabah virus corona (covid-19).

“Penyebaran virus corona benar-benar melumpuhkan perekonomian global,” kata Ibrahim saat dilansir dari CNNIndonesia.com.

Bahkan, Ibrahim menyebut pelemahan rupiah dapat terus berlanjut, hingga tembus mencapai Rp17 ribu per dolar AS dalam minggu ini. Ibrahim memprediksi rupiah dapat mencapai level tersebut pada 24 hingga 26 Maret 2020.

Facebook Comments

News Feed