by

Pabrik Minuman Soda Stop Produksi Karena Bahan Terpapar Corona

HALUANJAMBI.CO, JAKARTA – Perusahaan minuman soda akhirnya berhenti memproduksi minumannya karena terpapar virus corona. Mereka mengklaim ada beberapa bahan yang terkena virus COVID-19 itu.

Banyak perusahaan makanan dan minuman hingga restoran yang memilih untuk menutup gerainya sebagai tindakan preventif agar dapat mencegah penyebaran virus corona. Begitu pula pada perusahaan minuman soda terkenal yang baru-baru ini ramai diperbincangkan.

Rantai perusahaan minuman soda, Coca-cola di China memutuskan untuk tidak memproduksi minuman soda dalam jangka panjang. Dalam laporan tahunan terbarunya, Coca-cola telah mengkonfirmasi bahwa bahan-bahan tertentu telah dipengaruhi oleh virus corona, seperti yang dikutip dari Fox News (27/02/2020).

“Karena adanya virus corona atau COVID-19 yang muncul pada awal Januari lalu, pemasok kami di China telah mengalami beberapa penundaan dalam produksi dan ekspor bahan-bahan ini,” tulis perusahaan.

Lebih lanjut, mereka juga tidak dapat memastikan apa akan ada rencana untuk memproduksi lagi dalam jangka pendek. Dalam sebuah pernyataan kepada para investor yang dirilis Minggu lalu, itu dilakukan untuk menghindari dampak dari virus corona.

“Perusahaan dengan hati-hati mengikuti semua pedoman pemerintah dan mengambil langkah pencegahan untuk melakukan apa yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Perusahaan juga menyumbang ke organisasi yang bekerja dengan rajin untuk mendukung pasien virus corona,” tulis dalam rilis tersebut.

Rantai perusahaan minuman soda itu juga membenarkan bahwa keselamatan dan kesehatan rekanan karyawan tetap menjadi prioritas tinggi. Bahkan perusahaan telah menerapkan tindakan pencegahan untuk melindungi karyawan di China.

Pencegahan itu dilakukan degan memberikan masker wajah, pembersih tangan, memasang alat pengecek suhu di kantor dan fasilitas pabrik, serta menyiapkan mekanisme pemantauan kesehatan di seluruh sistem Coca-cola di China.

Pasalnya virus corona sudah banyak memakan banyak korban jiwa. Dilansir dari CNN (28/02) hingga kini virus corona telah memakan korban sebanyak 2.858 orang di China. Sementara, virus corona juga sudah menyebar ke beberapa negara seperti Korea, Jepang, Italia, Hong Kong, Prancis, Taiwan hingga Filipina.

 

Sumber : detikcom

Facebook Comments

News Feed