by

Pembuatan PT dan Koperasi Akan Dipermudah

HALUANJAMBI.CO, JAKARTA – Pemerintah Indonesia memastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) akan menguntungkan. Salah satunya kemudahan pembentukan perseroan terbatas (PT) dan koperasi bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto juga memastikan RUU Ciptaker ini akan memperluas lapangan pekerjaan. Itu disampaikannya dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2020 di Ritz Carlton, Rabu (26/2).

“Di omnibus law bikin PT cukup satu orang mau modal Rp10-50 juta bebas. Jadi orang perorangan yang bentuk PT yang selama ini sektor informal jadi formal jadi pemerintah punya data siapa yang naik kelas,” kata Airlangga dikutip dari cnbcindonesia.

Selain itu pembuatan PT tak perlu akta notaris tapi cukup didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM, sedangkan untuk biaya bisa dibantu bank lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Jadi ini kita permudah bahkan kalau industrinya makanan minuman urus sertifikasi halal gratis, pemerintah yang bayar,”katanya.

Kemudian untuk mendirikan koperasi tak perlu 20 orang minimal, tapi cukup tiga orang saja. Airlangga mengatakan kebijakan kemudahan ini karena selama ini lebih banyak di sektor informal  tak bisa membentuk PT karena harus memiliki modal minimal Rp 50 juta.

“Akibatnya mereka jadi kelompok usaha bersama non badan hukum,” katanya.

Dengan skema kemudahan ini, manfaatnya pemerintah punya data pelaku usaha dan pelaku usaha punya badan hukum sehingga lebih mudah pada akses pembiayaan di lembaga keuangan.

Facebook Comments

News Feed