by

Polisi Kembali Ringkus Pelaku Illegal Drilling

HALUANJAMBI.CO, BATANGHARI — Sepertinya aktifitas Ilegal Drilling (pengeboran minyak illegal) di Jambi tak pernah ada habisnya. Buktinya jajaran Polres Batanghari kembali mengamankan tersangka AHP (38) dan AS (22).

Keduanya ditangkap tengah melakukan aktifitas tersebut di Dusun Laman Teras, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari pada Rabu (19/2/2020) lalu.

AHP (38) dan AS (22) adalah warga Banyuasin, Sumatera Selatan. Sedangkan A, pemilik sumur juga merupakan warga Palembang saat ini dinyatakan Daftar Pencarian Orang (DPO).

”Bersama pelaku diamankan 2 unit sepeda motor tanpa nomor polisi, besi canting, roling tali tambang, kipas, roll bawah dan jerigen minyak dengan kapasitas 30 liter,” kata Dwi Mulyanto, Kapolres Batanghari, Jambi, Minggu (23/2/2020).

Kapolres mengatakan para pelaku diduga melanggar Pasal 52 Yo Pasal 11 ayat (1) UU RI Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas bumi Yo Pasal 55 Ayat (1) ke-1e KUH Pidana.

“Dengan ancam hukuman maksimal penjara 6 tahun atau denda paling tinggi Rp, 60 miliar,” tukasnya.

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri Polri dan TNI di Jambi berhasil menutup ratusan sumur minyak ilegal diberbagai wilayah di Jambi.

Tidak hanya itu, sejumlah pekerja dan bahkan pihak kepolisian di Jambi juga berhasil mengamankan Bripda Eko Sudarsono pada akhir tahun lalu yang menjadi beking ilegal drilling tersebut. (Bud)

Facebook Comments

News Feed